Saturday, October 10, 2020

Pentingnya Kesehatan Mental

    Belakangan ini isu kesehatan mental sedang banyak dibicirakan, terutama di kondisi pandemi saat ini dimana segala aktifitas harus dilakukan dari rumah. Terhitung sudah berjalan 8 bulan kita di rumah saja, tentu saja ini bukanlah waktu yang singkat. Selama 8 bulan di rumah pasti muncul kejenuhan, kejenuhan ini nantinya bisa menimbulkan gangguan kesehatan mental. Mental sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sesuatu yang berhubungan dengan batin dan watak menusia, yang bukan bersifat badan atau tenaga. Sedangkan kesehatan mental menurut WHO adalah kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang terdapat kemampuan untuk mengelola stress yang wajar, serta berperan di lingungannya. Oleh karena itu kesehatan mental adalah bagian dalam  kehidupan manusia yang patut dijaga kesehatannya. 


Menjaga kesehatan mental penting karena dengan menjaga kesehatan mental kita bisa menerima diri apa adanya, mmampu beradaptasi mengekspresikan diri, mampu mengendalikan diri, mandiri dan bertanggung jawab pada diri sendiri, mampu menghargai orang lain dan adaptif dengan lingkungannya. Hal yang paling penting jika ada orang terdekat terkena gangguan mental adalah support dari kita, karena pada kondisi yang parah, pasien gangguan mental bisa saja melakukan tindakan yang diluar dugaan. Kita harus memahami bahwa hal ini terjadi karena rasa amarah yang ada dalam dirinya adalah diluar kontrolnya.


 Cara yang paling tepat dalam menangani pasien gangguan mental adalah dengan mengkonsutasikan keadaannya kepada psikiater atau psikolog. Hal ini adalah hal yang sangat umum dilakukan orang yang mengalami gangguan mental. Maka dari itu kita harus menjaga kesehatan mental kita. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental adalah dengan selalu mengatakan hal positif kepada diri sendiri, olahraga teratur, istirahat dan tidur yang cukup. Penilitian menunjukkan bahwa cara kita berpikir terhadap diri sendiri akan sangat berefek pada kesehatan jiwa kita. Karena itulah mengatakan hal positif kepada diri sendiri sangatlah penting dalam menjaga kesehatan mental. 


Maka dari itu jangan meremehkan kesehatan mulai dari sekarang, karena dengan tidak sehatnya kondisi mental, kita juga akan mengalami kesulitan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Mulai sekarang yuk kita pedulikan kondisi mental diri kita dan orang-orang sekitar kita. 

Saturday, October 3, 2020

Cintai Dirimu Sendiri

    Mencintai diri sendiri adalah suatu hal yang penting namun jarang dibahas. Mengapa mencintai diri sendiri begitu penting? Dengan mencintai diri sendiri, berarti kita bisa menjadi lebih peka dan juga lebih menghargai diri sendiri. Dengan mencintai diri sendiri, kita juga bisa menerima keadaan diri kita dengan segala kekurangan kita masing-masing. Jika bukan diri kita sendiri yang memulai untuk mencintai, lalu siapa lagi yang mencintai diri kita


    Saat ini masih banyak orang yang tidak mencintai dirinya sendiri, itu berarti mereka juga tidak menerima keadaannya sendiri. Hal ini tidak boleh terjadi, bagaimanapun juga manusia adalah makhluk yang tidak sempurna dan memiliki kekurangannya masing-masing. Dalam Agama Islam sendiri juga sudah dijelaskan bahwa kita tidak boleh menyiksa diri sendiri, karena sesungguhnya mencintai diri sendiri merupakan amanah dari Allah SWT. Mencintai diri sendiri dalam Agama Islam berupa menerima segala kekurangan yang ada dan mensyukuri segala kelebihan yang diberikan oleh Allah SWT. 


    Menurut seorang praktisi psikologi, Margaret Paul Ph.D mendefinisikan mencintai diri sendiri sebagai perilaku memahami nilai sebenarnya dalam diri, tentang apa yang sebenarnya ada di dalam diri sendiri, bukan menilai diri berdasarkan penampilan fisik atau performa diri. Bentuk dari mencintai diri sendiri yaitu seperti melakukan hal apapun yang bisa membuat diri kita merasa bahagia dan tetap melakukan hal yang kita sukai tanpa memperdulikan perkataan orang lain. Kita bebas melakukan hal apapun selama tidak merugikan orang lain. Kita tidak perlu menghiraukan perkataan orang lain mengenai diri kita, selama memang apa yang kita lakukan adalah hal yang tidak merugikan orang lain dan membuat diri kita sendiri bahagia.


    Saya sendiri sudah melakukan beberapa hal yang bisa membuat saya bahagia, yaitu seperti melakukan hal-hal yang menyenangkan untuk saya meskipun saya terlihat konyol di mata orang lain, memaafkan diri sendiri atas perbuatan yang tidak baik dan menerima keadaan fisik diri sendiri. Dan saya benar benar merasa bahagia dengan kehidupan yang saya jalani karena saya sudah bisa menerima kekurangan diri sendiri dan memakluminya, bahkan saya sudah tidak pernah memikirkan keburukan apa saja yang ada pada diri saya. Hal itulah yang membuat saya tetap bisa menjalani hari-hari seperti biasa tanpa ada beban pikiran. 


    Saya pernah melakukan kesalahan dalam sebuah forum, dan saya terus memikirkan hal itu selama berhari-hari. Selama berhari-hari itu saya merasa penuh beban dan merasa hina sekali. Namun saya berfikir bahwa semua orang pernah melakukan kesalahan, dan saya mencoba untuk tidak terlalu memikirkan kesalahan saya dan memakluminya hingga akhirnya saya mampu memaklumi dan bahkan melupakan hal tersebut. Akhirnya saya bisa menjalani hari-hari saya tanpa adanya beban pikiran.


    Jadi pada intinya kita harus mampu untuk mencintai diri sendiri, memaklumi kesalahan diri sendiri dan menerima keadaan. Karena jika kita terus memikirkan tentang keburukan diri kita sendiri, kita akan menjadi banyak beban pikiran dan akan berpengaruh pada pekerjaan kita sehari-hari. Begitu pentingnya mencintai diri sendiri, hingga hal ini pun juga dianjurkan dalam Agama Islam. Maka dari itu cobalah untuk mencintai diri sendiri dimulai dari menerima dan memaklumi keadaan serta memaafkan diri sendiri. Dan lakukan hal yang membuat dirimu bahagia, tidak perlu memikirkan omongan orang lain. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk yang jauh dari kata sempurna dan sering berbuat kesalahan